Oleh : Jinsono Purba SP. ~Praktisi & Consultant Hama & Penyakit Tanaman (OPT)
Rontok bunga dan buah pada tanaman durian merupakan salah satu faktor pembatas utama dalam pencapaian produksi optimal. Kondisi ini umumnya terjadi pada fase kritis, yakni sejak pembungaan hingga buah berukuran sebesar telur ayam. Jika tidak ditangani dengan manajemen nutrisi dan perawatan yang tepat, tingkat kerontokan dapat mencapai 60–90 persen, sehingga secara langsung menurunkan potensi hasil panen.
Secara fisiologis, rontok bunga dan buah dipicu oleh ketidakseimbangan hormon tanaman, cekaman lingkungan (suhu tinggi, curah hujan ekstrem, angin kencang), serta kekurangan unsur hara esensial seperti Kalsium (Ca), Boron (B), dan Kalium (K). Unsur-unsur tersebut berperan penting dalam proses pembelahan sel, penguatan tangkai buah, serta memperlancar translokasi nutrisi dari daun ke organ generatif.
Di dataran rendah hingga ketinggian di bawah 900 mdpl, tantangan semakin besar akibat suhu relatif tinggi yang dapat meningkatkan stres fisiologis tanaman. Oleh karena itu, dibutuhkan strategi penguatan sejak fase kuncup bunga agar energi tanaman terfokus pada pembentukan dan pembesaran buah.
Salah satu pendekatan yang diterapkan petani modern adalah penggunaan pupuk organik cair DYNA GROW sebagai bagian dari program nutrisi terpadu. Aplikasi secara berkala membantu:
- Meningkatkan ketahanan bunga terhadap stres lingkungan
- Memperkuat tangkai dan bakal buah
- Mengoptimalkan penyerapan serta distribusi unsur hara mikro dan makro
- Mendukung keseimbangan pertumbuhan vegetatif dan generatif
Penggunaan dilakukan sejak fase kuncup bunga, bunga mekar, hingga buah sebesar telur ayam dengan interval teratur sesuai kebutuhan tanaman. Kombinasi dengan unsur Ca, B, dan K akan memperkuat struktur jaringan serta mengurangi potensi gugur dini.



Pengendalian rontok bukan sekadar mencegah kehilangan bunga, melainkan menjaga investasi musim panen. Dengan manajemen nutrisi yang tepat dan dukungan produk seperti DYNA GROW, produktivitas durian dapat dipertahankan secara stabil, sekaligus meningkatkan kualitas dan kuantitas hasil panen.
Durian kuat sejak bunga, panen maksimal saat musim tiba.(JP)
